Tepat pada tanggal 2 bulan maret 2020 Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa 2 Warga Negara Indonesia positif corona. Awal nya pada saat corona menyerang negara lain, banyak warga negara Indonesia yang bertingkah laku seakan-akan menyepelekan, kata-kata yang mereka sebar lewat sosial media seperti kata-kata yang tidak akan pernah terkena pada dirinya, contohnya : orang Indonesia kebal, makanan jatuh 5 menit aja diambil dimakan lagi, gak kenapa-kenapa apalagi virus corona. Ya, seperti itulah. Tapi nyatanya tidak ada yang tidak mungkin. Pada saat pengumuman 2 WNI positif corona tersebut, sebagian masyarakat Indonesia mengalami yang namanya Kepanikan Moral. Kepanikan Moral adalah kepanikan publik yang berlebihan (ketakutan masyarakat yang berlebih) atas masalah sosial dan pada saat itu virus corona menjadi masalah sosial. Kepanikan moral ini berdampak kepada buying panic, yang mana membeli sesuatu jauh lebih banyak dari yang dibutuhkan dikarenakan khawatir kehabisan. Dan hal tersebut sangat salah karena akan membuat harga melunjak naik dan meningkat karena kelangkahan pada saat melakukan pembelian tidak sesuai kebutuhan. Ini yang salah dari masyarakat kita, terlalu menyepelekan dan terlalu panik ketika sudah terjadi. Banyak sekali yang menyarankan untuk tidak terlalu menyepelekan dan tidak terlalu panik karena akan semakin memperburuk keadaan. Kepanikan moral bukan hanya berdampak pada panic buying, tetapi juga kepada jenazah yang terkena virus corona atau covid-19 yang mengakibatkan kepada persepsi masyarakat sekitar pemakaman yang takut tertular dari jenazah, mereka dengan sengaja merintangi atau menghalang-halangi jalan masuk atau pengangkutan mayat ke kuburan yang diizinkan. Sejalan dengan kepanikan masyarakat maka dikeluarkan pasal 178 KUHP menyatakan: “Barang siapa yang dengan sengaja merintangi atau menghalang-halangi jalan masuk atau pengangkutan mayat ke kuburan yang diizinkan diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah”. Maka dari itu teman-teman ada baiknya disaat kondisi seperti sekarang ini, kita meningkatkan daya tahan tubuh kita dengan makan makanan yang bergizi, berolahraga dan berjemur setiap jam 10 pagi, agar ketika virus akan menyerang tubuh kita peluangnya sangat kecil karena kita mempunyai daya tahan tubuh yang kuat. Teman-teman yang masih bisa stay at home, kita usahakan untuk sebisa mungkin stay at home aja dulu sampai waktu yang tidak ditentukan. Ketika terlalu penting atau ada keperluan diluar maka teman-teman jangan lupa untuk selalu menggunakan masker dan membawa hand sanitizer untuk berjaga-jaga karena ketika diluar tidak mungkin mencuci tangan menggunakan sabun. Tetapi sepulangnya teman-teman dari luar, teman-teman harus eksekusi semuanya, teman-teman langsung mandi, cuci pakaian yang digunakan barulah teman-teman dapat berkontak dengan keluarga dirumah. Pastikan teman-teman selalu sehat dan selalu aman. Ingat teman-teman satu langkah kecil yang kita ambil dapat berpengaruh besar kepada seluruhnya. Semoga kita semua diberi perlindungan dari Tuhan. Dan semoga bumi kita lekas pulih.